APA BOLEH MADU DIKONSUMSI
SI KECIL
Kandungan – kandungan yang ada
didalam madu
Madu mengandung banyak
mineral seperti natrium, kalsium, magnesium, alumunium, besi, fosfor dan
kalium. Vitamin-vitamin yang ada dalam madu adalah thiamin (B1), riboflavin
(B2), asam askorbat (C), piridoksin (B6), niasin, asam pantotenat, biotin, asam
folat, dan vitamin K.
Sedang
enzim yang penting dalam madu adalah enzim diastase, invertase, glukosa
oksidase, peroksidase, dan lipase. Enzim diastase adalah enzim yang mengubah
karbohidrat komplek (polisakarida) menjadi karbohidrat sederhana
(monosakarida). Enzim invertase adalah enzim yang memecah molekul sukrosa
menjadi glukosa dan fruktosa. Enzim oksidase adalah enzim yang membantu
oksidasi glukosa menjadi peroksida. Enzim peroksidase melakukan proses oksidase
metabolisme. Semua zat tersebut berguna untuk proses metabolisme tubuh. Nilai
kalori madu sangat besar 3.280 kal/kg. Nilai kalori 1 kg madu setara dengan 50
butir telur ayam, 5,7 ltr susu, 25 buah
pisang, 40 buah jeruk, 4 kg kentang, dan 1,68 kg daging. Madu memiliki
kandungan karbohidrat yang tinggi dan rendah lemak. Kandungan gula dalam madu
mencapai 80% dan dari gula tersebut 85% berupa fruktosa dan glukosa.
Kenali
tanda dan gejala keracunan / botulisme pada si kecil
- Gejalanya biasa muncul sekitar 8 – 36 jam setelah si Kecil mengonsumsi madu. Gejala awal yang umum terjadi adalah sulit buang air besar. Gejala lainnya dapat berupa
- Ekspresi wajah yang datar
- Nafsu makan menurun
- Menangis lemah
- Gelisah
- Terlihat lemas
Segera bawa si Kecil ke dokter bila :
1. Terlihat
lemas bahkan untuk mengangkat kepalanya pun tidak mampu
2. Terlalu
lemah untuk menangis atau mengisap
3. Sulit
buang air besar
4. Tidak
dapat menelan
5. Terlihat
sulit bernafas/sesak
Penanganan pertama pada
keracunan/botulisme:
1. Segera
bawa ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat
2. Jika
si kecil terdiagnosis keracunan botulisme, maka akan segera dilakukan beberapa tindakan termasuk kuras lambung dan/atau pemberian antiracun sesuai
indikasi
3. Dokter
akan memberikan perawatan pendukung, dan alat bantu napas bila perlu
Catatan
khusus …..
'Ibu & Balita' mendukung
program ASI Ekslusif bagi bayi berusia 0-6 bulan. Air Susu Ibu (ASI) adalah
makanan terbaik untuk bayi. Pemberian ASI dapat mempererat ikatan batin antara
Ibu dan Bayi
Diatas 6 bulan dampingi ASI dengan
makanan pendamping yang sesuai. ASI dianjurkan tetap diberikan hingga usia 2
tahun. Konsultasikan terlebih dahulu pemberian susu formula bagi bayi dengan
tenaga medis.
Sebagian besar Ibu senang memberikan madu untuk si
Kecil sejak dini bahkan beberapa sejak lahir, dengan alasan banyak manfaatnya
untuk kesehatan ataupun sebagai pengganti gula. Akan tetapi, hal ini ditentang
oleh Akademi Pediatri Amerika / American Academy of Pediatrics (AAP) yang
menyatakan bahwa bayi di bawah 12 bulan tidak boleh mengonsumsi madu dan apapun
hasil olahannya.
Semoga infomarsi ini dapat berguna ……

Tidak ada komentar:
Posting Komentar